Ekaterina Solovyova seorang pramugari Aeroflot Rusia juga menjadi 'korban' pesawat Sukhoi Superjet 100 yang mengalami kecelakaan di gunung Salak pada 9 Mei 2012. Tetapi dia bukanlah temasuk salahsatu korban penumpang dari pesawat naas tersebut.
Gara-gara ulahnya mengejek tragedi Sukhoi Superjet 100 yang menabrak gunung Salak, Ekaterina Solovyova terpaksa harus kehilangan pekerjaan dipecat dari maskapainya Aeroflot Rusia. Semua berawal dari kicauanya di twitter yang dianggap oleh khalayak sebagai ledekan dan sangat tidak berempati terhadap musibah Sukhoi dan dunia penerbangan.
"Hah? Kecelakaan pesawat? Hahaha! Pesawat itu memang menyebalkan, kok gak terjadi di Aeroflot saja sih, kayaknya lebih baik begitu," Seperti diberitakan En Rian, ulah pramugari cantik ini menuai banyak protes dan kecaman. Solovyeva buru-buru menghapus tweetnya yang dianggap kejam itu, tetapi pengguna internet lain terlanjur mengambil screenshot dan menyampaikan keluhan pada pihak maskapai.
Gara-gara ulahnya mengejek tragedi Sukhoi Superjet 100 yang menabrak gunung Salak, Ekaterina Solovyova terpaksa harus kehilangan pekerjaan dipecat dari maskapainya Aeroflot Rusia. Semua berawal dari kicauanya di twitter yang dianggap oleh khalayak sebagai ledekan dan sangat tidak berempati terhadap musibah Sukhoi dan dunia penerbangan.
"Hah? Kecelakaan pesawat? Hahaha! Pesawat itu memang menyebalkan, kok gak terjadi di Aeroflot saja sih, kayaknya lebih baik begitu," Seperti diberitakan En Rian, ulah pramugari cantik ini menuai banyak protes dan kecaman. Solovyeva buru-buru menghapus tweetnya yang dianggap kejam itu, tetapi pengguna internet lain terlanjur mengambil screenshot dan menyampaikan keluhan pada pihak maskapai.




0 comments:
Post a Comment